Penerapan Pursed Lips Breathing Untuk Mengurangi Sesak Napas Pada Tn. S Dengan Tuberculosis Paru Di Ruang Rawat Inap Jasmin Rsudarifin Achmad Provinsi Riau

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nadhirah Arfah
Muhammad Nurman
Ridha Hidayat

Abstract

Tuberculosis (TB) paru menyebabkan kerusakan jaringan paru yang memicu sesak napas. Kasus Tn. S di RSUD Arifin Achmad menunjukkan sesak napas dengan frekuensi 27 x/menit, saturasi 95%, menggunakan otot bantu napas, dan nasal kanul 4 L/menit. Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan melalui teknik Pursed Lips Breathing dalam mengurangi sesak napas pada pasien Tuberculosis Paru. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, analisis data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Asuhan keperawatan dilakukan pada Tn. S selama tiga hari, yaitu tanggal 4–6 Oktober 2025. Implementasi Pursed Lips Breathing diberikan sebanyak lima kali dalam sehari dengan durasi ±35 detik setiap sesi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan frekuensi napas dari 27 kali/menit menjadi 20 kali/menit, peningkatan saturasi oksigen dari 95% menjadi 99%, berkurangnya penggunaan otot bantu napas, serta penurunan keluhan sesak napas. Penerapan teknik Pursed Lips Breathing terbukti membantu memperbaiki status respirasi dan mengurangi sesak napas pada pasien Tuberculosis Paru. Disarankan agar teknik ini dapat diterapkan secara rutin sebagai intervensi keperawatan mandiri dan terapi nonfarmakologis dalam mengatasi sesak napas pada pasien Tuberculosis Paru.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Arfah, N., Nurman, M., & Hidayat, R. (2026). Penerapan Pursed Lips Breathing Untuk Mengurangi Sesak Napas Pada Tn. S Dengan Tuberculosis Paru Di Ruang Rawat Inap Jasmin Rsudarifin Achmad Provinsi Riau. Indonesian Nursing & Health Outreach and Science (INDOS), 1(1), 30–34. Retrieved from https://indos.co/index.php/indos/article/view/14